PANTANG LARANG DALAM MASYARAKAT DUSUN HASAHATAN KECAMATAN RAMBAH SAMO
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi sikap sopan santun warga Dusun Hasahatan yang saat sekarang ini sangat memprihatinkan, terutama terhadap anak-anak, remaja dan orang dewasa. Hal ini dibuktikan dengan sikap yang tidak ingin tahu, membantah, dan melawan kepada orang tua, saat diberikan pengajaran maupun nasihat tentang pantang larang. Tujuan penelitian ini salah satunya untuk menanamkan nilai kesopanan yang telah pudar dengan memberikan pengetahuan dan informasi mengenai pantang larang di Dusun Hasahatan. Jenis penelitian hasil wawancara ini adalah warga Dusun Hasahatan dengan sampel berjumlah 5 orang informan, yang mana teknik yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrument penelitian metode ini menggunakan alat berupa perekam suara dan buku dengan teknik wawancara terhadap informan. Hasil penelitian dengan 5 informan ini terdapat 7 bentuk kategori pantang larang dengan 31 tuturan pantang larang. Selanjutnya terdapat 5 fungsi dan makna pantang larang yang memiliki 31 tuturan pantang larang. Disimpulkan, pembahasan mengenai pantang larang dalam masyarakat Dusun Hasahatan Kecamatan Rambah Samo mampu memberikan informasi guna mengingatkan kembali peninggalan kebudayaan di Dusun Hasahatan Kecamatan Rambah Samo.
References
Ibrahim, dkk. 2012. Pantang larang melayu Kalimantan barat. Pontianak: STAIN Press.
Nurmalina. 2015. Pantang larang dalam Masyarakat Kampar dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter. Jurnal. STKIP PPT Riau.
Ningsih, Asih Ria dan Efendi Rinja, 2020. Kajian Folklore Tuturan Pantang Larang Masyarakat Minang Sebagai Tradisi Setengah Lisan. Qiara Media.
Stepanus, dkk. 2014. Pantang larang Masyarakat Dayak sungkung Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang : Suatu Kajian Sosiolinguistik. (online). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Untan.
Sugiyono. 2009. Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta









